A. UNSUR HARA MAKRO
adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif besar.
beberapa unsur hara ini diantaranya : Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S).
B. UNSUR HARA MIKRO
adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif kecil, bila berlebihan menjadi racun.
Unsur hara ini diantaranya : Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo), Tembaga/cuprum (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl), Natrium (Na), Cobalt (Co), Silicon (Si), Nikel (Ni).
adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif besar.
beberapa unsur hara ini diantaranya : Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S).
B. UNSUR HARA MIKRO
adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif kecil, bila berlebihan menjadi racun.
Unsur hara ini diantaranya : Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo), Tembaga/cuprum (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl), Natrium (Na), Cobalt (Co), Silicon (Si), Nikel (Ni).
UNSUR MAKRO
1. Nitrogen (N)
Nitrogen berperan dalam pembentukan
sel , jaringan , dan organ tanaman. Ia berfungsi sebagai sebagai bahan sintetis
klorofil , protein , dan asam amino. Karena itu kehadirannya dibutuhkan dalam
jumlah besar , terutama saat pertumbuhan vegetatif. Bersama fosfor (P) ,
nitrogen digunakan untuk mengatur pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
Sumber Nitrogen
Sumber N adalah bahan organic sisa
tumbuhan dan hewan, serta
hasil fiksasi N bebas dari udara oleh bakteri-bakteri Rhizobium yang terdapat
dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan (leguminosae). N diambil oleh tanaman
dalam bentuk ion NH4+ atau
NO3-
Fungsi unsur Nitrogen
• Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
• Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri.
• Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman.
• Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun.
a) kekurangan
• Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri.
• Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman.
• Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun.
a) kekurangan
Tanaman yang kekurangan nitrogen
dikenali dari daun bagian bawah. Daun itu menguning karena kekurangan klorofil.
Lebih lanjut mengering dan rontok. Tulang-tulang di bawah permukaan daun muda
tampak pucat. Pertumbuhan tanaman lambat , kerdil dan lemah. Produksi bunga dan
biji rendah.
b) Kelebihan
Warna daun terlalu hijau , tanaman
rimbun dengan daun. Proses pembuangan menjadi lama. Adenium bakal bersifat
sekulen karena mengandung banyak air. Hal itu menyebebkan rentan serangan
cendawan dan penyakit , dan mudah roboh. Produksi bunga menurun.
2. Fosfor (P)
Fosfor merupakan komponen penyusun
beberapa enzim , protein , ATP , RNA , dan DNA. ATP penting untuk proses
transfer energi , sedangkan RNA dan DNA menentukan sifat genetik tanaman. Unsur
P juga berperan pada pertumbuhan benih , akar , bunga , dan buah. Dengan
membaiknya struktur perakaran sehingga daya serap nutrisi pun lebih baik.
Sumber Fosfor
Sumber P dalam tanah
adalah bahan organic dan mineral (batuan) fosfat, seperti apatit dan
kalsium-fosfat (Ca3 (PO4)2).
Batuan fosfat yang menjadi sumber posfat alam di Indonesia terdapat di pulau
Jawa, dan dibedakan sebagai fosfat gua, fosfat sinter dan fosfat pulau karang.
Christmas Island di Samudra Hindia adalah penghasil fosfat alam terbesar di
dunia. P diambil oleh tanaman dalam bentuk ion HPO42- atau H2PO4-
Fungsi unsur Fosfor
• Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme
dalam tanaman.
• Merangsang pembungaan dan pembuahan.
• Merangsang pertumbuhan akar.
• Merangsang pembentukan biji.
• Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel.
• Merangsang pembungaan dan pembuahan.
• Merangsang pertumbuhan akar.
• Merangsang pembentukan biji.
• Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel.
a) Kekurangan
Dimulai dari daun tua menjadi keunguan
cenderung kelabu. Tepi daun cokelat , tulang daun muda berwarna hijau gelap.
Hangus , pertumbuhan daun kecil , kerdil , dan akhirnya rontok. Fase
pertumbuhan lambat dan tanaman kerdil.
b) Kelebihan
Kelebihan P menyebabkan penyerapan unsur
lain terutama unsur mikro seperti besi (Fe) , tembaga(Cu) , dan seng(Zn)
terganggu. Namun gejalanya tidak terlihat secara fisik pada tanaman.
3. Kalium (K)
Kalium berperan sebagai pengatur
proses fisiologi tanaman seperti fotosintetis , akumulasi , translokasi ,
transportasi karbohidrat , membuka menutupnya stomata , atau mengatur
distribusi air dalam jaringan dan sel. Kekurangan unsur ini menyebabkan daun
seperti terbakardan akhirnya gugur.
Sumber Kalium
Sumber K dalam tanah
adalah mineral ortoklas (K AlSi3O8), leucit (K Al (Si O3)2),
muskovit (KH2 Al3 (SiO4)3) dan biotit
(HK)2(MgFe)2(AlFe)2 Si4O12. K diambil oleh tanaman dalam
bentuk ion K+.
Fungsi unsur Kalium
• Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan
hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.
• Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit.
• Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit.
a) Kekurangan
Kekurangan K terlihat dari daun paling bawah yang kering atau ada bercak
hangus. Bunga mudah rontok. Tepi daun ‘hangus’ , daun menggulung ke bawah , dan
rentan terhadap serangan penyakit.
b) Kelebihan
Kelebihan K menyebabkan penyerapan Ca
dan Mg terganggu. Pertumbuhan tanaman terhambat. sehingga tanaman mengalami
defisiensi.
4. Magnesium (Mg)
Magnesium adalah aktivator yang
berperan dalam transportasi energi beberapa enzim di dalam tanaman. Unsur ini
sangat dominan keberadaannya di daun , terutama untuk ketersediaan klorofil.
Jadi kecukupan magnesium sangat diperlukan untuk memperlancar proses
fotosintesis. Unsur itu juga merupakan komponen inti pembentukan klorofil dan
enzim di berbagai proses sintesis protein.
Sumber Magnesium
Sumber Mg dalam tanah adalah mineral-mineral amfibol
(Ca (Mg Fe)2 Si4O12),
biotit, chlorit dan dolomit (CaCO3 MgCO3).
Magnesium diambil oleh tanaman dalam bentuk ion Mg2+.
Fungsi unsur Magnesium
• Merupakan penyusun utama khlorofil yang menentukan
laju fotosintesa / pembentukan karbohidrat.
• Berfungsi untuk transportasi fosfat.
• menciptakan warna hijau pada daun.
• Berfungsi untuk transportasi fosfat.
• menciptakan warna hijau pada daun.
a) Kekurangan
Muncul bercak-bercak kuningdi
permukaan daun tua. Hal ini terjadi karena Mg diangkut ke daun muda. Daun tua
menjadi lemahd dan akhirnya mudah terserang penyakit terutama embun tepung
(powdery mildew).
b) Kelebihan
Kelebihan Mg tidak menimbulkan gejala ekstrim.
Kelebihan Mg tidak menimbulkan gejala ekstrim.
5. Kalsium (Ca)
Unsur ini yang paling berperan adalah
pertumbuhan sel. Ia komponen yang menguatkan , dan mengatur daya tembus , serta
merawat dinding sel. Perannya sangat penting pada titik tumbuh akar. Bahkan
bila terjadi defiensi Ca , pembentukan dan pertumbuhan akar terganggu , dan
berakibat penyerapan hara terhambat. Ca berperan dalam proses pembelahan dan
perpanjangan sel , dan mengatur distribusi hasil fotosintesis.
Sumber Kalsium
Sumber Ca dalam tanah
adalah mineral augit, hiperstin, hornblende dan kalsit (CaCO3).
Kalsium diambil oleh tanaman dalam bentuk ion Ca2+.
Fungsi Kalsium
• Merupakan bagian penting dari dinding sel dan sangat
penting untuk menunjang proses pertumbuhan.
• Kalsium adalah untuk menyusun klorofil.
• Dibutuhkan enzim untuk metabolis karbohidrat, serta mempergiat sel
• Kalsium adalah untuk menyusun klorofil.
• Dibutuhkan enzim untuk metabolis karbohidrat, serta mempergiat sel
a) Kekurangan
Gejala kekurangan kalsium yaitu titik
tumbuh lemah , terjadi perubahan bentuk daun , mengeriting , kecil , dan
akhirnya rontok. Kalsium menyebabkan tanaman tinggi tetapi tidak kekar. Karena
berefek langsung pada titik tumbuh maka kekurangan unsur ini menyebabkan
produksi bunga terhambat. Bunga gugur juga efek kekurangan kalsium.
b) Kelebihan
Kelebihan kalsium tidak berefek banyak , hanya mempengaruhi pH tanah.
Kelebihan kalsium tidak berefek banyak , hanya mempengaruhi pH tanah.
6.belerang (S)
Sumber Belerang
Sumber S dalam tanah
adalah mineral gips (CaSO4), barit (BaSO4) dan pirit (FeS2).
Belerang diambil oleh tanaman dalam bentuk ion SO42-.
Fungsi Belerang
• Pembentukan asam amino dan pertumbuhan tunas serta
membantu pembentukan bintil akar tanaman
• Pertumbuhan anakan pada tanaman
• Berperan dalam pembentukan klorofil serta meningkatkan ketahanan terhadap jamur
• Pada beberapa jenis tanaman antara lain berfungsi membentuk
• Pertumbuhan anakan pada tanaman
• Berperan dalam pembentukan klorofil serta meningkatkan ketahanan terhadap jamur
• Pada beberapa jenis tanaman antara lain berfungsi membentuk
a) Kelebihan
Pada umumnya belerang dibutuhkan
tanaman dalam pembentukan asamasamamino sistin, sistein dan metionin. Disamping
itu S juga merupakan bagian dari biotin, tiamin, ko-enzim A dan glutationin .
Diperkirakan 90% S dalam tanaman ditemukan dalam bentuk asam amino, yang salah
satu fungsi utamanya adalah penyusun protein yaitu dalam pembentukan ikatan
disulfida antara rantai-rantai peptida. Belerang merupakan bagian (constituent)
dari hasil metabolisme senyawa-senyawa kompleks. Belerang juga berfungsi
sebagai aktivator, kofaktor atau regulator enzim danberperan dalam proses
fisiologi tanaman
b) Kekurangan
jumlah S yang dibutuhkan oleh tanaman
sama dengan jumlah fosfor (P). Kekahatan S menghambat sintesis protein dan hal
inilah yang dapat menyebabkan terjadinya klorosis seperti tanaman kekurangan
nitrogen. Kahat S lebih menekan pertumbuhan tunas dari pada pertumbuhan akar.
Gejala kahat S lebih nampak pada daun muda dengan warna daun yang menguning
sebagai mobilitasnya sangat rendah di dalam tanaman (Haneklaus dan Penurunan
kandungan klorofil secara drastis pada daun merupakan gejala khas pada tanaman
yang mengalami kahat S . Kahat S menyebabkan terhambatnya sintesis protein yang
berkorelasi dengan akumulasi N dan nitrat organik terlarut.
UNSUR MiKRO
Unsur mikro adalah unsur yang
diperlukan tanaman dalam jumlah sedikit . Walaupun hanya diserap dalam jumlah
kecil , tetapi amat penting untuk menunjang keberhasilan proses-proses dalam
tumbuhan. Tanpa unsur mikro , bunga adenium tidak tampil prima. Bunga akan
lunglai , dll. Unsur mikro itu , adalah: boron , besi , tembaga , mangan , seng
, dan molibdenum.
1. Boron (B)
Boron memiliki kaitan erat dengan
proses pembentukan , pembelahan dan diferensiasi , dan pembagian tugas sel. Hal
ini terkait dengan perannya dalam sintetis RNA , bahan dasar pembentukan sel.
Boron diangkut dari akar ke tajuk tanaman melalui pembuluh xylem. Di dalam tanah
boron tersedia dalam jumlah terbatas dan mudah tercuci. Kekurangan boron paling
sering dijumpai pada adenium. Cirinya mirip daun variegeta.
Sumber Boron
Sumber B dalam tanah
diantaranya mineral termalin dan borat. B diambil oleh tanaman dalam bentuk BO32-,
HBO32-, H2BO3- dan B4O72-.
Fungsi Boron
• Unsur ini berfungsi menangkut karbohidrat kedalam
tubuh tanaman dan menghisap unsur kalsium.
• Berfungsi dalam perkembangan bagian-bagian tanaman untuk tumbuh aktif.
• Pada tanaman penghasil biji unsur ini berpengaruh terhadap pembagian sel.
• Menaikkan mutu tanaman sayuran dan tanaman buah.
• Berfungsi dalam perkembangan bagian-bagian tanaman untuk tumbuh aktif.
• Pada tanaman penghasil biji unsur ini berpengaruh terhadap pembagian sel.
• Menaikkan mutu tanaman sayuran dan tanaman buah.
a) Kekurangan
Daun berwarna lebih gelap dibanding daun normal , tebal , dan mengkerut.
b) Kelebihan
Ujung daun kuning dan mengalami nekrosis
2. Tembaga(Cu)
Fungsi penting tembaga adalah
aktivator dan membawa beberapa enzim. Dia juga berperan membantu kelancaran
proses fotosintesis. Pembentuk klorofil , dan berperan dalam funsi reproduksi.
Sumber Tembaga
Sumber Cu dan Zn
dalam tanah terutama adalah mineral-mineral sekunder. Cu diambil oleh tanaman
dalam bentuk Cu2+ dan
Zn dalam bentuk Zn2+
Fungsi Tembaga
• Belum banyak diketahui, namun tembaga berfungsi untuk
pembentukan klorofil.
a) Kekurangan
a) Kekurangan
Daun berwarna hijau kebiruan , tunas daun menguncup dan tumbuh kecil , pertumbuhan
bunga terhambat.
b) Kelebihan
Tanaman tumbuh kerdil , percabangan
terbatas , pembentukan akar terhambat , akar menebal dan berwarna gelap.
3. Seng(Zn)
Hampir mirip dengan Mn dan Mg , sengat
berperan dalam aktivator enzim , pembentukan klorofil dan membantu proses
fotosintesis. Kekurangan biasanya terjadi pada media yang sudah lama digunakan.
Sumber Seng
Sumber Zn dalam tanah
terutama adalah mineral-mineral sekunder. Cu diambil oleh tanaman dalam bentuk
Cu2+ dan Zn dalam
bentuk Zn2+
Fungsi Seng
• Memberi dorongan terhadap pertumbuhan tanaman karena
diduga Zn dapat berfungsi untuk membebtuk hormon tumbuh.
a) Kekurangan
Pertumbuhan lambat , jarak antar buku
pendek , daun kerdil , mengkerut , atau menggulung di satu sisi lalu disusul
dengan kerontokan. Bakal buah menguning , terbuka , dan akhirnya gugur. Buah
pun akan lebih lemas dan sehingga buah yang seharusnya lurus membengkok.
b) kelebihan
Kelebihan seng tidak menunjukkan dampak nyata.
4. Besi (fe)
Besi berperan dalam proses pembentukan
protein , sebagai katalisator pembentukan klorofil. Besi berperan sebagai
pembawa elektron pada proses fotosintetis dan respirasi , sekaligus menjadi
aktivator beberapa enzim. Unsur ini tidak mudah bergerak sehigga bila terjadi
kekurangan sulit diperbaiki. Fe paling sering bertentanganatau antagonis dengan
unsur mikro lain.
Sumber Besi
Sumber Fe dalam tanah adalah mineral hematite (Fe2O3),
magnetit dan limonit. Fe diambil oleh tanaman dalam bentuk ion Fe2+
Fungsi Besi
• Berfungsi untuk pembentukan klorofil. berperan pada
proses-proses fisiologis tanaman seperti proses pernapasan, selain itu besi
berfungsi sebagai aktifator dalam proses biokimia didalam tanaman, dan
pembentuk beberapa enzim.
a) Kekurangan
Kekurangan besi ditunjukkan dengan
gejala klorosis dan daun menguning atau nekrosa. Daun muda tampak putih karena
kurang klorofil. Selain itu terjadi karena kerusakan akar. Jika adenium
dikeluarkan dari potnya akan terlihat potongan-potongan akar yang mati.
b) Kelebihan
Pemberian pupuk dengan kandungan Fe
tinggi menyebabkan nekrosis yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam
pada daun.
5. Molibdenum(Mo)
Mo bertugas sebagai pembawa elektron
untuk mengubah nitrat menjadi enzim. Unsur ini juga berperan dalam fiksasi
nitrogen.
Sumber Molibdenum
Sumber Mo dalam tanah
adalah batuan granit. Mo diambil oleh tanaman dalam bentuk ion molibdat (M0O42-).
Fungsi Molibdenum
Sebagai kofaktor pada
beberapa enzim penting untuk membangun asam amino. berperan sebagai pengikat
nitrogen yang bebas diudara untuk pembentukan protein dan menjadi komponen
pembentuk enzim pada bakteri bintil akar tanaman.
a) Kekurangan
Ditunjukkan dengan munculnya klorosis
di daun tua , kemudian menjalar ke daun muda
b) Kelebihan
Kelebihan tidak menunjukkan gejala
yang nyata pada adenium.
6. Mangan(Mn)
Sumber Mangan
Sumber Mn dalam tanah
adalah mineral pirolusit (MnO2) dan manganit (MnO(OH)) serta braunit
(MnSiO2). Mn diambil oleh tanaman dalam bentuk ion Mn2+
Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi
tanaman ialah:
a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C
b. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
c. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
d. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
Mn diperlukan dalam kultur kotiledon selada untuk memacu pertumbuhan jumlah pucuk yang dihasilkan. Mn dalam level yang tinggi dapat mengsubstitusikan Mo dalam kultur akar tomat. Mn dapat menggantikan fungsi Mg dalam beberapa sistem enzym tertentu seperti yang dibuktikan oleh Hewith pada tahun 1948.
a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C
b. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
c. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
d. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
Mn diperlukan dalam kultur kotiledon selada untuk memacu pertumbuhan jumlah pucuk yang dihasilkan. Mn dalam level yang tinggi dapat mengsubstitusikan Mo dalam kultur akar tomat. Mn dapat menggantikan fungsi Mg dalam beberapa sistem enzym tertentu seperti yang dibuktikan oleh Hewith pada tahun 1948.
a). Kelebihan
Mangan merupakan unsur mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Mangan sangat berperan dalam sintesa klorofil selain itu berperan sebagai koenzim, sebagai aktivator beberapa enzim respirasi, dalam reaksi metabolisme nitrogen dan fotosintesis. Mangan juga diperlukan untuk mengaktifkan nitrat reduktase sehingga tunbuhan yang mengalami kekurangan mangan memerlukan sumber N dalam bentuk NH4+. Peranan mangan dalam fotosintesis berkaitan dengan pelepasan elektron dari air dalam pemecahannyamenjadi hidrogen dan oksigen.
Mangan merupakan unsur mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Mangan sangat berperan dalam sintesa klorofil selain itu berperan sebagai koenzim, sebagai aktivator beberapa enzim respirasi, dalam reaksi metabolisme nitrogen dan fotosintesis. Mangan juga diperlukan untuk mengaktifkan nitrat reduktase sehingga tunbuhan yang mengalami kekurangan mangan memerlukan sumber N dalam bentuk NH4+. Peranan mangan dalam fotosintesis berkaitan dengan pelepasan elektron dari air dalam pemecahannyamenjadi hidrogen dan oksigen.
b). Kekurangan
Defisiensi unsur hara, atau kata lain
kekurangan unsur hara. bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman yg tidak normal
dapat disebabkan oleh adanya defisiensi satu atau lebih unsur hara, gangguan
dapat berupa gejala visual yang spesifik.
Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat. Berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalam siklus krebs, dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas, ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsure Mn antara lain : pada tanaman berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.
Identifikasi Gejala defisiensi mangan bersifat relatif, seringkali defisiensi satu unsur hara bersamaan dengan kelebihan unsur hara lainnya. Di lapangan tidak mudah membedakan gejala-gejala defisiensi. Tidak jarang gangguan hama dan penyakit menyerupai gejala defisiensi unsur hara mikro. Gejala dapat terjadi karena berbagai macam sebab.
Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat. Berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalam siklus krebs, dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas, ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsure Mn antara lain : pada tanaman berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.
Identifikasi Gejala defisiensi mangan bersifat relatif, seringkali defisiensi satu unsur hara bersamaan dengan kelebihan unsur hara lainnya. Di lapangan tidak mudah membedakan gejala-gejala defisiensi. Tidak jarang gangguan hama dan penyakit menyerupai gejala defisiensi unsur hara mikro. Gejala dapat terjadi karena berbagai macam sebab.
7. Klor(Cl)
Sumber Klor
Sumber Cl dalam tanah terutama
mineral halit (NaCl) dan silvit (KCl). Chlor diambil oleh tanaman dalam bentuk
Cl-
Fungsi Klor
Klorin diperlukan
untuk osmosis dan keseimbangan ionik sel bagian dari regulasi energi, juga
memainkan peran dalam fotosintesis. Unsur ini diserap tanaman dalam bentuk ion
Cl- keberadaannya tidak dihasilkan dari metabolisme tanaman,dan fungsi lain
berkaitan dengan pengaturan tekanan osmosis didalam sel tanaman.
Gejala kekurangan Cl biasanya menimbulkan pertumbuhan akar yang tertekan, daun layu dan berwarna kuning.
Gejala kekurangan Cl biasanya menimbulkan pertumbuhan akar yang tertekan, daun layu dan berwarna kuning.
a). kelebihan
Terlibat dalam osmosis (pergerakan air atau zat terlarut dalam sel),
keseimbangan ion yang diperlukan bagi tanaman untuk mengambil elemen
mineral dan dalam fotosintesis.
Terlibat dalam osmosis (pergerakan air atau zat terlarut dalam sel),
keseimbangan ion yang diperlukan bagi tanaman untuk mengambil elemen
mineral dan dalam fotosintesis.
b). kekurangan
Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran, daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga.
Kadang-kadang pertumbuhan tanaman tomat, gandum dan kapas menunjukkan gejala seperti di atas.
Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran, daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga.
Kadang-kadang pertumbuhan tanaman tomat, gandum dan kapas menunjukkan gejala seperti di atas.
8. Natrium(N
Fungsi Natrium
Sebagai keseimbangan
ion pada regulasi energi untuk membuka dan menutupnya stomata.
a). kelebihan
Terlibat dalam osmosis (pergerakan air) dan keseimbangan ion pada
tumbuhan. Salah satu kelebihan efek negatif Na adalah bahwa itu
mengurangi ketersediaan K.
Terlibat dalam osmosis (pergerakan air) dan keseimbangan ion pada
tumbuhan. Salah satu kelebihan efek negatif Na adalah bahwa itu
mengurangi ketersediaan K.
b). kekurangan
Daun-daun tenaman bisa menjadi hijau tua dan tipis. Tanaman cepat menjadi layu.
Daun-daun tenaman bisa menjadi hijau tua dan tipis. Tanaman cepat menjadi layu.
9). Cobalt(Co)
Fungsi Cobalt
Untuk Fiksasi
nitrogen dalam penyerapan unsur N (Nitrogen), Cobalt dapat digantikan perannya
dengan Natrium (Na), dan Molibdenum (Mo)
a).kelebihan
kobalt jauh lebih tinggi untuk fiksasi nitrogen daripada
amonium gizi. Tingkat kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan gejala
defisiensi.
kobalt jauh lebih tinggi untuk fiksasi nitrogen daripada
amonium gizi. Tingkat kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan gejala
defisiensi.
b). kekurangan
Mengurangi pembentukan hemoglobin dan fiksasi nitrogen
Mengurangi pembentukan hemoglobin dan fiksasi nitrogen
10. Silicon(Si)
Fungsi Silicon
Tersimpan dalam
dinding sel yang mengakibatkan sifat mekanis sel yaitu kaku atau elastis.
a). Kelebihan
Si dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan efisiensi fotosintesis dan menginduksi ketahanan terhadap hama dan penyakit Ditemukan sebagai komponen dari dinding sel. Tanaman dengan pasokan silikon larut menghasilkan lebih kuat, meningkatkan panas dan kekeringan tanaman toleransi silikon dapat disimpan oleh tanaman di tempat infeksi oleh jamur untuk memerangi penetrasi dinding sel oleh jamur menyerang.
Si dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan efisiensi fotosintesis dan menginduksi ketahanan terhadap hama dan penyakit Ditemukan sebagai komponen dari dinding sel. Tanaman dengan pasokan silikon larut menghasilkan lebih kuat, meningkatkan panas dan kekeringan tanaman toleransi silikon dapat disimpan oleh tanaman di tempat infeksi oleh jamur untuk memerangi penetrasi dinding sel oleh jamur menyerang.
b). kekurangan
Dapat mengakibatkan tanaman mudah terserang penyakit.
Dapat mengakibatkan tanaman mudah terserang penyakit.
11. Nikel(Ni)
Fungsi Nikel
Pada tanaman
Keras/tumbuhan tingkat tinggi sebagai aktivasi urease (enzim yang berperan
dalam metabolisme Nitrogen untuk proses perombakan urea). Pada tanaman tingkat
rendah, sebagai kofaktor beberapa enzim. Perannya dapat digantikan dengan Seng
(Zn) dan Besi (Fe).
a). kelebihan
Diperlukan untuk enzim urease untuk menguraikan urea untuk
membebaskan nitrogen ke dalam bentuk yang dapat digunakan untuk
tanaman. Nikel diperlukan untuk penyerapan zat besi. Benih perlu nikel
untuk berkecambah. Tanaman tumbuh tanpa tambahan nikel akanberangsur-angsur mencapai tingkat kekurangan sekitar saat mereka
dewasa dan mulai pertumbuhan reproduksi
Diperlukan untuk enzim urease untuk menguraikan urea untuk
membebaskan nitrogen ke dalam bentuk yang dapat digunakan untuk
tanaman. Nikel diperlukan untuk penyerapan zat besi. Benih perlu nikel
untuk berkecambah. Tanaman tumbuh tanpa tambahan nikel akanberangsur-angsur mencapai tingkat kekurangan sekitar saat mereka
dewasa dan mulai pertumbuhan reproduksi
b). kekurangan dapat
Gagal untuk menghasilkan benih yang layak
adakah kekurangan nikel!!!!!!!! selain,,gagal untuk menghasilkan benih yg layak
BalasHapuskekurangan nikel selain menghasilkan benih yg layak nikel uga dapat mempengaruhi isi kantong dan dompet anda,...
HapusIGT Titanium Price Guide - Table games - ITIA-ART
BalasHapusIGT's Titanium titanium curling iron Price Guide They gold titanium alloy include both a price and a titanium water bottle credit card. The company also provides a range titanium nose stud of games including: remmington titanium